Seri UKM: Cash is the King: Hati-hati Piutang Anda.

Tyas Utomo Soekarsono, April 2004,
Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia 2001-2010

Sedemikian pentingnya uang tunai (cash) dalam bisnis, sehingga dikenal istilah cash is the king, uang tunai adalah raja. Dalam istilah lain, dikenal cash is blood, uang tunai adalah darah. Sebagaimana tubuh manusia yang dapat mati karena kekurangan darah, perusahaan pun dapat mati karena kekurangaa cash. Sebagaimana manusia yang mengalami pendarahan, perusahaan pun disebut ‘bleeding’ kalau mengeluarkan banyak uang tunai yang tidak perlu. Continue reading “Seri UKM: Cash is the King: Hati-hati Piutang Anda.”

Membuat Neraca dan Rugi Laba

Tyas Utomo Soekarsono, Agustus 2004
Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia 2001-2010

Setelah abi mencatat ke dalam account-account yang kita kembangkan di tulisan yang terakhir, sudah saatnya kini kita membuat neraca dan laporan rugi laba.  Pada intinya, menyusun neraca dan rugi laba dilakukan dengan mengambil saldo-saldo yang ada di account (perhatikan saldo yang hurufnya ditebalkan): Continue reading “Membuat Neraca dan Rugi Laba”

Mendisain Pos Pencatatan dan Laporan Keuangan

Tyas Utomo Soekarsono, Juli 2004
Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia 2001-2010

Sebagaimana kita tahu, pencatatan keuangan usaha pada intinya terdiri dari dua bagian besar pencatatan: pencatatan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan (neraca), dan pencatatan yang menunjukkan kegiatan perusahaan (rugi laba).  Selain itu kalau lebih lengkapnya ada laporan alur kas (Cash Flow) dan perubahan modal.  Namun rugi laba dan neraca adalah laporan keuangan yang paling penting, yang banyak diminta oleh pihak-pihak yang ingin mengetahui usaha kita. Continue reading “Mendisain Pos Pencatatan dan Laporan Keuangan”

Seri UKM: Keuangan dan Pemisahaan Kekayaan

Tyas Utomo Soekarsono, May 2004,
Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia 2001-2010

Sebagaimana digambarkan dalam bentuk kepemilikan, salah satu hal yang sangat banyak disebut-sebut adalah tanggung jawab keuangan: baik yang terbatas mau pun tidak terbatas kekayaan pribadi.  Kekayaan yang terbatas adalah kekayaan usaha saja, yang terpisah dari kekayaan pribadi.  Oleh karena itulah, dalam menjalanka usaha kita, diperlukan kemampuan untuk membuat pencatatan keuangan sehingga kita bisa mengetahui berapa uang perusahaan dan berapa uang pribadi. Continue reading “Seri UKM: Keuangan dan Pemisahaan Kekayaan”

Seri UKM: Gantungkan Cita-Cita Setinggi Langit 2

Tyas Utomo Soekarsono, Mei 2001,
Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia 2001-20010

Sebagaimana kita pahami, bahwa output utama pengusaha adalah keuntungan. Selain hasil utama keuntungan ini, tentunya ada juga output-output lain pengusaha. Output-output lain sebagai pengusaha, tentu saja kemampuan membiayai berbagai aktivitas dengan kekayaan yang dimiliki. Bukankah sebaik-baiknya kekayaan adalah di tangan muslim?. Bayangkan bagaimana dulu para sahabat menyumbang dalam berbagai peperangan dan pembangunan. Tentunya kita pun bisa menjadi pengusaha besar melakukan hal yang sama untuk pebangunan negeri ini. Belum lagi dengan kekayaan yang kita miliki, kita bisa membiayai kegiatan-kegiatan social, dakwah dan lain sebagainya. Continue reading “Seri UKM: Gantungkan Cita-Cita Setinggi Langit 2”