Kegagalan adalah Keberhasilan yang Tertunda

oleh Zaid Najmuddin, Juni 2017

Saya tahu bahwa tujuan  dalam kehidupan ini adalah untuk beribadah untuk Allah swt. Semua hal yang saya lakukan itu untuk Allah semata, bagaimana agar bisa semua untuk Allah?  Untuk dapat menjalankan hal tersebut maka kita harus meluruskan niat bahwa yang kita lakukan untuk Allah semata. Setelah kita meluruskan niat kita maka kita menjalankan seluruh niat itu dengan cara yang diridhoi oleh Allah swt. Itulah seluruh dasar yang menjadi tujuan hidup kita.

Dalam pikiran saya sebagai mahasiswa tahun pertama, saya sering bertanya apa tujuan hidup saya? Saya mau jadi apa? Sejujurnya saya hanya ingin bahagia. Tapi saya tahu itu kurang untuk menjadi jawaban, saya ingin menjadi seorang yang bisa berbuat sesuatu. I want to make something, kenapa saya ingin berbuat sesuatu? Contoh nya Lego, mainan saya sejak saya kecil. Mainan Lego tersebut mainan balok-balok kecil bisa membuat apapun yang kamu inginkan. Oleh karena itu saya mau membuat sesuatu yang saya inginkan.

Saat ini saya berpikiran untuk membuat toko Vespa, saya ingin membuat toko tersebut di Pondok Pinang. Saya tahu dengan membuat toko Vespa itu susah tetapi saya senang dengan Vespa dan saya ingin melakukan nya. Mungkin awal-awal dengan tempat cuci motor dengan sebelah nya ada makanan-makanan ummi saya yang untuk dijual jika tersebut berhasil saya akan membuka bengkel dimana orang bisa service, upgrade CVT, dan ganti ban. Tetapi saya tahu jika bengkel masih susah karena saya membutuhkan peralatan dan mekanik-mekanik. Mungkin terlebih dahulu saya membuat penjualan accessories-accessories sebelum membuka bengkel. Tentu saya awal ingin menjadi tempat cuci motor terlebih dahulu. Dan setelah itu mungkin saya bisa menjadikan membuat custom jok dan cat powder coating.

Saya dulu juga sempat berpikiran untuk membuat tas dan baju. Walaupun saingan brand-brand tersebut itu susah tetapi apa salah nya untuk mencoba?. Saya sempat berpikiran untuk membuat tas yang bisa dipasang dan copot dan pakaian pakaian seperti kaos dan hoodie yang mempunyai gambar-gambar keren atau lucu.

Tahun lalu saya mendapatkan PC atau Personal Computer dan saya mulai belajar dengan mesin-mesin yang ada didalam PC tersebut seperti VGA, Power Supply, MotherBoard, dan Fan. Saya mulai tertarik untuk membangun PC sendiri. Saya sempat berpikiran untuk membangun PC dari barang-barang bekas atau yang sudah tidak terpakai dan saya jual-jualkan.

Saya mempunyai teman SMA bernama Aqiilah, Aqiilah pinter memasak dan dia akan memulai menjual makanan buatan dia sendiri. Saya ingin membantu dia dengan mejual-jual dan promosi makanan-makanan buatan dia.

Dari semua hal yang saya ketik diatas membuktikan saya ingin membuat banyak hal. Seperti kendaraan, pakaian, makanan, dan computer. Dan saya sejujur nya masih banyak lagi yang ada dipikiran saya untuk membuat sesuatu. Tapi saya hanya menyebut yang mungkin insya Allah berhasil. Saya benar-benar inginkan membuat toko Vespa tersebut dan saya akan coba melakukan.

Saya baru-baru ini dikeluarkan dari Binus karena saya melanggar peraturan saat UTS. Saya saat diBinus memilih jurusan Mass Communication, Mass Communication atau bisa disebut MassComm ada jurusan komunikasi massa. Saya didalam jurusan tersebut bisa dibilang senang, walaupun beberapa materi kuliah rada-rada aneh tapi saya senang. Dalam jurusan tersebut teman-teman juga baik-baik saja tetapi saya hanya bisa sebentar disana dan saya harus pergi dari tempat itu lebih awal.

Saya saat ini ingin kuliah lagi saya tidak ingin menunggu setahun untuk kuliah karena takut jika menunggu setahun membuat saya lebih malas. Saya ingin kuliah, tetapi saya tidak tega untuk meminta tempat yang mahal seperti Binus. Saya ingin kuliah yang biasa-biasa aja tapi saya senang, saya sempat berpikiran beberapa tempat kuliah seperti The London School Of Public Relation, UNAS dan Interstudi dan ingin memasuki jurusan komunikasi lagi karena saya senang dijurusan tersebut . Saya ingin menjadi orang yang bisa berkomunikasi dengan banyak orang. Saya ingin menjadi orang yang selalu bicara  walaupun saat ini saya masih malu-malu depan orang-orang tapi saya yakin saya bisa mempelajari nya dan menjadi berani. Dan saya harus mencari peluang kerja yang tepat untuk saya.

Walau pun saat ini saya sedang mengalami kegagalan, sekarang saat ini saya ingin melakukan terbaik untuk saya dan keluarga saya. Saya akan mencoba menjadi yang terbaik sebisa mungkin. Untuk orang tua saya bahagia melihat saya. Saya tau semua hal ini tidak gampang. Inilah salah satu tujuan hidup saya yang terbesar saat ini.   Tetapi seperti bapak saya bilang “kegagalan itu adalah kesuksesan tertunda”.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *